Ide “Brilian” dari Angkringan

Seperti ‘biasa’ ketidakdewasaan supporter sepakbola Indonesia kembali terjadi. Kemarin sore, derby Jogja antara PSIM Vs. PSS terpaksa dihentikan gara-gara pelemparan batu yang dilakukan oleh oknum supporter kepada salah seorang pemain PSS Sleman yang sedang melakukan throw in (anjrittt.. batunya gede banget !!). Sampai kapan sepakbola Indonesia terus begini. kuciwaaaaaa..saya.

Malamnya, sehabis main futsal yang sempat diwarnai insiden mati lampu (hahaha.. baru kali ini saya ngalamin yang kayak gini 😛 ), saya mampir dulu di angkringannya si Ibnu. Di sana sudah ada bapak-bapak yang juga biasa nongkrong. Rupanya mereka lagi ngomongin tentang kericuhan derby Jogja tadi sore. Alih-alih bicara serius tentang insiden tersebut, yang ada hanya dagelan/gurauan yang keluar dari mulut mereka. Salah satunya adalah, ide bisnis yang menggiurkan di tengah kerusuhan. Wah.. apa itu? “Gimana kalo kita jualan batu aja di stadion, kan lumayan tu bisa dijual 5000 per 2 buah batu” kata salah seorang bapak dengan muka bodoh. Hahaha….hahaha…bener juga kata bapak ini, gak perlu modal cuma perlu tenaga buat bawain batu-batu keliling tribun. Kata-kata bapak tersebut, sampai sekarang  masih terngiang2 di telinga saya (lebayyy.. 😛 ).

Advertisements

2 thoughts on “Ide “Brilian” dari Angkringan

  1. Sebenernya yang paling parah itu mental supporternya.. ckckckck. Nggak cm itu perlu diperbaiki, tapi mulai dari PSSI, wasit, klub, pemain, stadion, dan supporter, panpel…pokonya semua elemen sepakbola nasional skrg sudah berada di titik kritis…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s