Buang Air Sembarangan

Beberapa hari yang lalu lihat kampanyenya Melanie Subono http://www.tinjutinja.com/ . Awalnya saya kira ini apa, ternyata semacam gerakan buat menghimbau orang untuk tidak buang air sembarangan. Masalah yang cukup memalukan di era yang sudah modern ini. Mungkin berawal dari kebiasaan ‘kalau kebelet cari kebun’ aja hingga akhirnya terbawa sampai dewasa. Coba perhatikan sudut-sudut terminal, pojok-pojok perkotaan hampir setengahnya bau pesing. Bahkan di kawasan akademis pun juga tak luput. Di sekitaran tangga di GSP UGM itu bau pesing bukan main. Di sepanjang pagar MM UGM juga dulu ada plang dengan tulisan larangan kencing di sekitar pagar (nggak tahu apa sekarang masih ada atau nggak), karena memang benar banyak yang kencing di sana, saya sendiri pernah memergokinya, biasanya kelakuan dari supir & knek bus kota yang suka ngetem di sana. Sudah bikin macet, kencing sembarangan lagi 😑

Salah satu kelakuan umum orang Indonesia yang berkaitan dengan buang air adalah boker di sungai, kali, bandar atau bentuk aliran air lainnya. Memang lebih bersih dibanding buang air di dinding, tapi tetap saja masalah, karena umumnya sungai-sungai di Indonesia juga dimamfaatkan untuk keperluan lainnya seperti mandi, cuci dan ada juga yang buat minum. Waktu kecil saya juga sering mandi di sungai, kadang ada aja “ikan ‘mas” lewat, ewh pengalaman yang nggak ngenakin banget 😐 . Banyak jamban dibangun di pinggiran sungai, kesannya lebih bersih, tapi tetap saja limbahnya dibuang di sungai.

unicef-tinju-tinja-infograph-1-id

Lain halnya dengan buang sampah, yang bisa disimpan dulu jika nggak menemukan tempat sampah, buang hajat gak bisa disimpan dulu atau ditahan-tahan. Jadi ketersediaan toliet umum sangatlah penting. Faktanya di Indonesia, toilet umum yangΒ stand-alone jarang sekali ditemukan, kalaupun ada biasanya kotor, jarang dibersihkan padahal di luarnya ditagih juga biaya pemakaian :/ . Biasanya toilet yang dapat diandalkan itu cuma toilet yang ada di mall dan masjid, tapi masa’ tiap kebelet harus ke mall & masjid dulu. Kesal juga, pemerintah sibuk himbau sana himbau sini, tapi infrastrukturnya gak diperbanyak & ditingkatkan. Perawatannya juga kurang. Nggak perlu toilet yang high tech kayak di Jepang, cukup yang sederhana saja yang peting bersih & terawat dan kalau bisa gratis :mrgreen:

Advertisements

7 thoughts on “Buang Air Sembarangan

  1. Memang ini masih menjadi penyakit terbesar Bangsa kita, buang sampah atau buang hajat sembarangan. Eek di wc pun kadang gak disiram, yg nyiram malah yg ngantri setelahnya.. jangan sampe ini membudaya.

  2. Nah itu masalah kita, pemerintah rajin bnget himbau sana himbau sini tp fasilitas tdk disediakan. Yah benar tuh mas, mana bisa tahan2 BAB, toilet umum jg menjadi masalah penting. Sanitasi masih sngat buruk di negeri kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s